Radio Elshinta
Presiden Prabowo Subianto menyebut rakyat Indonesia tidak bermimpi menjadi kaya raya, melainkan hanya ingin hidup layak dengan kebutuhan dasar terpenuhi. Namun, pernyataan itu justru memicu kritik dan sentimen negatif di media sosial. Apakah pilihan diksi tersebut gagal membangun empati publik? Simak analisis komunikasi politik bersama Gunawan Wicaksono.
300 jaksot
Kommentit
0Ole ensimmäinen kommentoija
Rekisteröidy nyt ja liity Radio Elshinta-yhteisöön!