Radio Elshinta

Messi Gemilang! Argentina Tembus 32 Besar Usai Taklukkan Austria 2-0

28 min · 23 jun 2026
aflevering Messi Gemilang! Argentina Tembus 32 Besar Usai Taklukkan Austria 2-0 artwork

Beschrijving

Argentina memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Austria 2-0 pada laga kedua Grup J. Lionel Messi kembali menunjukkan mental juara, dengan mencetak dua gol di menit ke-38 dan menit ke-90+5. Langkah Argentina menyusul 3 negara yang sudah memastikan diri lolos 32 besar yakni Jerman, Amerika Serikat dan Meksiko. Bagaimana mencermati laga Argentina dinihari semalam? TALK: Pengamat Sepakbola, Kesit B Handoyo

Reacties

0

Wees de eerste die een reactie plaatst

Meld je nu aan en word lid van de Radio Elshinta community!

Probeer gratis

Probeer 14 dagen gratis

€ 9,99 / maand na proefperiode. · Elk moment opzegbaar.

  • Podcasts die je alleen op Podimo hoort
  • 20 uur luisterboeken / maand
  • Gratis podcasts

Alle afleveringen

300 afleveringen

aflevering Harga TBS harus tetap sehat, petani sawit swadaya jangan jadi korban gejolak pasar artwork

Harga TBS harus tetap sehat, petani sawit swadaya jangan jadi korban gejolak pasar

Perlindungan terhadap petani sawit, terutama petani swadaya, harus menjadi perhatian utama di tengah gejolak harga tandan buah segar (TBS). Penegasan itu disampaikan Staf Profesional Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Dr. Ir. Donald Siahaan, saat berbincang dalam program Elshinta News and Talk, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Donald, langkah pemerintah yang bergerak cepat merespons penurunan harga TBS merupakan upaya positif untuk menjaga kesejahteraan petani sekaligus mempertahankan stabilitas industri sawit nasional. "Petani swadaya adalah salah satu sokoguru industri kelapa sawit Indonesia. Jangan sampai mereka menjadi pihak yang paling dirugikan ketika terjadi sentimen pasar akibat kebijakan maupun dinamika perdagangan," ujar Donald. Ia menjelaskan, penurunan harga yang terjadi di sejumlah daerah lebih banyak dirasakan oleh petani swadaya dibandingkan petani yang telah bermitra dengan pabrik kelapa sawit (PKS). Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh kualitas buah, rendemen, serta panjangnya rantai tata niaga yang harus dilalui petani swadaya sebelum hasil panennya sampai ke pabrik. Menurut Donald, faktor terbesar yang menyebabkan kesenjangan harga adalah kualitas buah dan rendemen. Petani yang bermitra umumnya memiliki sistem budidaya yang lebih baik, jadwal panen yang lebih teratur, serta akses pemasaran yang lebih pendek sehingga harga yang diterima relatif lebih stabil. Dalam dialog tersebut, sejumlah pendengar turut menyampaikan kegelisahannya. Salah satunya Joko, petani sawit swadaya di Riau yang mengaku harga TBS yang diterimanya jauh lebih rendah dibandingkan petani mitra meski sama-sama menjual ke pabrik. Menanggapi hal itu, Donald menegaskan bahwa kemitraan menjadi langkah paling realistis untuk meningkatkan posisi tawar petani. "Kuncinya adalah kemitraan. Petani swadaya perlu membangun kelompok, koperasi, dan kelembagaan yang kuat agar memiliki bargaining position yang lebih baik saat berhadapan dengan pabrik kelapa sawit," katanya. Pertanyaan lain datang dari Budi di Bogor yang menanyakan dampak penurunan harga TBS terhadap masyarakat luas. Menurut Donald, sawit memiliki efek berganda yang sangat besar bagi perekonomian daerah, khususnya di Sumatera dan Kalimantan. "Kalau harga TBS turun signifikan, dampaknya bisa dirasakan terhadap daya beli masyarakat, ekonomi pedesaan, hingga ekonomi daerah. Sawit memiliki multiplier effect yang sangat besar," jelasnya. Donald menilai sektor sawit masih sangat menjanjikan dalam jangka panjang karena produknya dibutuhkan oleh berbagai industri, mulai dari pangan, energi, kosmetik hingga produk kebutuhan sehari-hari. "Kelapa sawit akan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Prospeknya masih sangat baik selama dikelola dengan tata kelola yang benar," ujarnya. Donald menilai penguatan kemitraan perlu terus didorong oleh pemerintah, perusahaan, dan organisasi petani agar kesenjangan harga antara petani swadaya dan petani mitra dapat diperkecil. Menurutnya, pemerintah sebenarnya telah menyediakan berbagai program dukungan melalui pelatihan, peningkatan kapasitas kelembagaan, hingga penguatan kelompok tani. Tantangannya adalah bagaimana mendorong semakin banyak petani swadaya untuk bergabung dalam kelembagaan yang kuat dan memiliki akses langsung ke pabrik. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan industri sawit Indonesia tidak hanya bergantung pada perusahaan besar, tetapi juga pada jutaan petani yang menjadi bagian penting dari rantai pasok nasional. "Regulator, pengusaha, dan petani harus berjalan bersama. Jika kemitraan semakin kuat, industri sawit Indonesia akan semakin tangguh dan petani akan memperoleh manfaat yang lebih besar," pungkasnya.

23 jun 20263 min
aflevering Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Madinah menuju Tanah Air terus berlangsung artwork

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Madinah menuju Tanah Air terus berlangsung

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Madinah menuju Tanah Air terus berlangsung. Di Sektor 5 Madinah, petugas mencatat setengah dari total kloter yang dilayani telah diberangkatkan ke bandara untuk selanjutnya diterbangkan ke Indonesia(BEH/MCH 2026)#ElshintaHaji2026 [https://x.com/hashtag/ElshintaHaji2026?src=hashtag_click] #LiputanHaji2026 [https://x.com/hashtag/LiputanHaji2026?src=hashtag_click] #Haji2026 [https://x.com/hashtag/Haji2026?src=hashtag_click] #HajiRamahLansia [https://x.com/hashtag/HajiRamahLansia?src=hashtag_click] #TriSuksesHaji [https://x.com/hashtag/TriSuksesHaji?src=hashtag_click] #KemenhajRI [https://x.com/hashtag/KemenhajRI?src=hashtag_click]

Gisteren2 min