Self-Improvement with Syafril Hernendi

Episode 28: Apa itu Pesimisme? Apakah Lebih Aman Menjadi Pesimis?

18 min · 10 de abr de 2021
Portada del episodio Episode 28: Apa itu Pesimisme? Apakah Lebih Aman Menjadi Pesimis?

Descripción

itunes pic [https://assets.podomatic.net/ts/3b/17/00/syafril/3000x3000_15460660.jpg] Orang pesimis biasanya mengharapkan hasil negatif dan malah curiga ketika segala sesuatunya berjalan baik. Sebaliknya, orang optimis mengharapkan hal-hal baik terjadi dan mencari titik terang ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana. Pesimisme diartikan sebagai sikap bahwa segala sesuatunya akan salah dan bahwa keinginan atau tujuan orang tidak mungkin terpenuhi. Kebanyakan orang berada di suatu tempat di tengah spektrum pesimisme-optimisme. Karena orang pesimis cenderung tidak mau mengambil resiko, apakah lantas lebih aman menjadi pesimis? Simak podcastnya.

Comentarios

0

Sé la primera persona en comentar

¡Regístrate ahora y únete a la comunidad de Self-Improvement with Syafril Hernendi!

Prueba gratis

Empieza 7 días de prueba

$99 / mes después de la prueba. · Cancela cuando quieras.

  • Podcasts solo en Podimo
  • 20 horas de audiolibros al mes
  • Podcast gratuitos

Todos los episodios

31 episodios

episode Episode 31: Kebahagiaan, Tujuan atau Proses? artwork

Episode 31: Kebahagiaan, Tujuan atau Proses?

itunes pic [https://assets.podomatic.net/ts/3b/17/00/syafril/3000x3000_15475017.jpg] Terdapat definisi kebahagiaan yang berbeda. Salah satunya menyatakan kebahagiaan sebagai kondisi kepuasan & kegembiraan yang bertahan lama, di mana individu merasa positif tentang hidup mereka dan menemukan makna dari keberadaan mereka. Namun, pada kenyataannya seringnya kebahagiaan datang & pergi dan tidak berada dalam keadaan permanen. Apalagi jika kita memaknai kebahagiaan sebagai tujuan, maka selama proses menuju ke tujuan kita berpotensi tidak akan menemukan rasa bahagia. Lantas apakah kebahagiaan itu merupakan tujuan atau proses? Bisakah kita merasakan kepuasan dan kegembiraan sepanjang waktu, alih-alih harus menunggu sampai tujuan terlebih dahulu?

17 de abr de 202122 min
episode Episode 27: 8 Ciri-ciri Orang dengan Kepribadian Introvert artwork

Episode 27: 8 Ciri-ciri Orang dengan Kepribadian Introvert

itunes pic [https://assets.podomatic.net/ts/3b/17/00/syafril/3000x3000_15458115.jpg] Introvert & extrovert dianggap berlawanan, tetapi kenyataannya terdapat nuansa. Artinya, kepribadian seseorang tidak mutlak berada di salah satu sisi, tapi lebih merupakan kombinasi dengan satu jenis kepribadian lebih dominan dibanding yang lain. Diperkirakan, 25% - 40% populasi adalah introvert, namun masih banyak kesalahpahaman tentang tipe kepribadian ini. Seperti apa orang yang introvert itu? Orang introvert diketahui cenderung melihat ke dalam, atau lebih fokus pada pikiran, perasaan, dan suasana hati internal daripada mencari rangsangan eksternal. Lantas apa ciri-ciri introvert yang lain? Apakah introvert sama dengan pemalu? Apa yang menyebabkan seseorang menjadi introvert atau extrovert? Simak podcastnya.

8 de abr de 202115 min