
Indonesisch
Kostenlos bei Podimo
Starte jetzt und verbinde dich mit deinen Lieblingspodcaster*innen
Mehr Gibeon Church Surabaya
Gibeon Church Sermon Series
Special Service "The Gospel In Midst Of Life's Challenges" Ev. Joy Manik
SPECIAL SUNDAY SERVICETHE GOSPEL IN THE MIDST OF LIFE’S CHALLENGES[Injil di tengah tantangan Kehidupan]Hari-hari ini masalah hidup bukan hanya semakin berat tapi juga semakin kompleks. Ketegangan di luar dan juga di dalam negeri tidak dapat dipandang remeh.Mungkin ada orang yang pasrah dan berkata: “namanya juga hidup, ya dijalani saja!” Atau mereka yang mulai overthinking dan berkata: “..kalau gini terus, ke depan gimana?”Saat ini, anda ada di posisi yang mana? Pasrah atau berserah? Tapi ingat! Salah melihat masalah akan membuat kita hidup dikuasai masalah. Alih-alih kita pasrah atau berserah, keduanya justru berujung pada usaha untuk mengejar kenyamanan diri.Lalu bagaimana kita seharusnya melihat masalah? Bagaimana Injil memberi jawaban atas pergumulan ini?
The Gospel After Genesis Week 2 - Ps Erich Huwae
Banyak orang berpikir masalah manusia hanya soal menjadi lebih baik: lebih bermoral, lebih religius, lebih rohani.Tapi bagaimana kalau masalahnya bukan sekadar perilaku…melainkan hati manusia yang gelap?Roma 1:18–32 membuka kenyataan yang sering kita hindari: manusia menolak Allah, lalu mulai membangun allah versi mereka sendiri. Melalui moralitas yang membuat kita merasa lebih benar, atau religiusitas yang membuat kita merasa dekat dengan Tuhan. Namun di balik semua itu, hati manusia tetap berada dalam kegelapan.Lalu muncul pertanyaan yang lebih dalam:Siapa kita sebenarnya jika hidup tanpa Allah?THE GOSPEL AFTER GENESIS“KEGELAPAN HATI MANUSIA”
The Gospel After Genesis Week 1 - Ps Lius Erik
Sebagai orang percaya, kita mungkin sering mendengar kata Injil.Namun sering kali kita memaknainya hanya sebagai:* Menjadi orang baik* Rajin ke gereja* Berusaha hidup lebih suciSeolah-olah Injil hanyalah saran agar kita menjadi pribadi yang lebih baik.Tetapi bagaimana jika itu bukan inti Injil?Bagaimana jika Injil bukan sekadar saran…melainkan kabar kemenangan?Bagaimana jika keselamatan bukan hanya pengampunan…melainkan identitas yang baru?Roma 1:16–17 adalah jantung iman Kristen.Dan dari bagian inilah kita akan melihat bahwa Injil memiliki kuasa untuk mengubah cara kita melihat diri, dosa, dan masa depan kita.THE GOSPEL AFTER GENESIS“KEKUATAN YANG MENULIS ULANG CERITA HIDUP KITA”
Reading The Times Through The Lens Of Genesis Week 9 - Ps Michael Chrisdion
Kita sering merasa netral.Padahal tiap hari kita sedang dibentuk.Dibentuk oleh kota.Dibentuk oleh budaya.Dibentuk oleh lensa yang pelan-pelan menggeser hati.Sejak Kejadian 4 selalu ada dua kota:Satu hidup untuk membangun nama sendiri.Satu hidup untuk Nama Tuhan.Satu melahirkan manusia yang kompetitif dan cemas.Satu melahirkan manusia yang melayani dengan anugerah dan damai.Yang paling berbahaya bukan tinggal di kota yang salah.Tapi tidak sadar lensa mana yang sedang membentuk kita.THIS SUNDAY — penutup seri Reading the Times Through the Lens of Genesis“Dua Kota. Dua Lensa”
Reading The Times Through The Lens Of Genesis Week 8 - Ps Michael Chrisdion
Sejarah dunia bukan dimulai dari perang dunia. Bukan dari ideologi.Bukan dari politik. Sejarah dunia dimulai dari satu keluarga.Dua saudara: Kain & Habel, Satu merasa tidak diterima.Satu merasa diberkati. Dan darah pertama tumpah di tanah.Kejadian 4 bukan sekadar kisah kuno.Itu cermin dunia kita hari ini.Iri hati. Kompetisi. Perbandingan.Kemarahan ketika hidup tidak berjalan sesuai ekspektasi.Di dalam satu keluarga pertama, Alkitab memperlihatkan:* Kekuatan dosa* Kelicikan dosa* Dan harapan yang lebih besar dari dosaMinggu ini kita akan melihat bahwa darah yang pertama kali berseru dari tanah ternyata menunjuk pada darah lainyang berbicara lebih kuat.JOIN US THIS WEEK“Potret Sejarah Dunia dalam Satu Keluarga.”Reading the Times through the Lens of Genesis